” Perlindungan Hukum Terhadap Hak Pemulia dan Hak Petani di Indonesia “

Tesis telah mendapatkan nilai lulus dalam ujian di Program Pascasarjana, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, pada bulan Februari 2008. Oleh karena itu, penulis tesis, Irfan Sediono, telah memperoleh gelar Magister Hukum.

ABSTRAKSI

Irfan, mahasiswa magister ilmu hukum 2005, Perlindungan Hukum Terhadap Hak Pemulia (Breeder’s Rights) dan Hak Petani (Farmer’s Rights) di Indonesia (Kajian Terhadap Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman), komisi pembimbing: pembimbing I Afifah Kusumadara SH. LLM. SJD, pembimbing II Yuliati SH. LLM.

Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman disusun sebagai upaya pemenuhan kewajiban internasional Indonesia, dan bertujuan untuk menciptakan serta meningkatkan minat perorangan maupun badan hukum untuk melakukan kegiatan pemuliaan tanaman dalam rangka menghasilkan varietas unggul baru.  Namun, hingga saat ini masih terdapat beberapa ketentuan yang tidak diatur dalam Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman.  Hal ini menciptakan peluang terjadinya multitafsir dan ketidakpastian hukum dalam pelaksanaannya.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Apakah ketentuan Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman Indonesia telah memberikan perlindungan hukum terhadap Hak Pemulia (Breeder’s Rights) dan Hak Petani (Farmer’s Rights)? (2) Bagaimana ketentuan Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman seharusnya mengatur mengenai perlindungan hukum bagi pemulia (Breeder) dan petani (Farmer), agar dapat menjamin hak dan kewajiban kedua belah pihak?.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif, dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan perbandingan (comparative approach).
Hasil penelitian yang dilakukan menemukan bahwa Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman telah memberikan perlindungan hukum terhadap pemulia, perlindungan hukum yang diberikan kepada pemulia tersebut meliputi perlindungan terhadap hak moral dan hak ekonomi.  Khusus mengenai hak ekonomi, tidak terdapat ketentuan sebelum berlakunya Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman yang mengatur mengenai hal tersebut.  Namun, perlindungan terhadap hak petani (farmer’s rights) masih minim sekali dan tidak melindungi praktik-praktik tradisional petani.
Penulis menyarankan agar Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman direvisi dengan memasukkan ketentuan-ketentuan yang belum terdapat sebelumnya.  Hal ini dimaksudkan untuk menjamin kepastian hukum, dan memberikan perlindungan hukum yang lebih baik kepada pemulia dan petani.

bab-i-irfan

bab-ii-irfan

bab-iii-irfan

bab-iv-irfan

bab-v-irfan

daftar-pustaka-irfan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: