” Model Pengelolaan HGU (Perkebunan) Berbasis Land Reform Dan Corporate Social Responsibility “

ALTERNATIF MODEL PENGELOLAAN HGU (PERKEBUNAN) BERBASIS
LAND REFORM DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
MENUJU REFORMA AGRARIA 1

Suhariningsih, Istislam, Imam Koeswahyono dan Dianawati
Lembaga Penelitian Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Malang 65145; Telp. (0341) 575823; 575824; Fax. (0341) 575828, 565420; e-mail : lemlitub@brawijayaac.id

Suhariningsih, Jln. Asteroid No. 2 Malang; Telp. (0341)551600; Fax. (0341)551600

ABSTRAK

Berakhirnya penguasa Orde Baru membawa akibat krisis multi dimensional yang mendorong perubahan politik ketatanegaraan yang berujung pada desakan reforma agraria, dimana ada inisiasi masyarakat petani dan NGO untuk menuntut diberikannya HGU khususnya tanah-tanah perkebunan termasuk di tiga lokasi penelitian Blitar, Malang dan Kediri. Permasalahan yang dikaji adalah perkembangan pengelolaan HGU selama masa Orde Baru sampai era reformasi hak dan kewajiban tidak berjalan sebagaimana mestinya sehingga pengelolaan HGU perkebunan tidak sesuai dengan peruntukannya. Kemudian ide model pengelolaan HGU yang berbasis Land Reform dan Corporate Sosial Responsibility (CSR) sebagai jalan keluar penataan pengelolaan tanah perkebunan. Serta potensi dan kendala yang dihadapi jika model pengelolaan HGU yang berbasis Land Reform dab CSR tersebut diterapkan dan sarana hukum positif yang mendukung pelaksanaannya. Beberapa norma hukum telah dirancang untuk menindaklanjuti amanah tersebut, misalnya UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN serta UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dimana dalam UU tersebut memuat prinsip-prinsip CSR. Secara variatif realisasi dari kebijakan CSR di tiga lokasi penelitian berbeda. Persepsi masyarakat di sekitar perkebunan di tiga lokasi riset umumnya masih menginginkan format redistribusi model land reform by grace (Pasal 7, 10, 17 UUPA & UU No. 56/Prp/1960, PP 224 Tahun 1961). Masyarakat petani tak bertanah sebagian 47% menyadari bahwa pola redistribusi tidak mesti merupakan penyelesaian masalah terbaik karena menimbulkan kinflik horizontal. Atas pertimbangan tersebut, model pengelolaan perkebunan yang berbasis land reform dan CSR menjadi jawaban tepat.

Kata Kunci :HGU, CSR, Landreform, Reforma Agraria

1 Hasil Penelitian Hibah Bersaing dari proyek DIKTI periode XV-1 tahun anggaran 2008/ 2009

Lengkap-Alternatif Model Pengelolaan HGU Perkebunan

One Response

  1. bagaimana dengan bentuk perlindungan tanah berstatus HGU, apabila tanah tersebut diterlantarkan oleh perusahaan pemilik HGU? sekedar dicabut sajakah haknya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: