” Kedudukan Hukum Akta Notaris Sebagai Alat Bukti Dalam Proses Penyidikan “

Tesis telah mendapatkan nilai lulus dalam ujian di Program Pascasarjana Kenotariatan, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, pada bulan Februari 2010. Oleh karena itu, penulis tesis, Ika Handayani, telah memperoleh gelar Magister Kenotariatan.

RINGKASAN

IKA HANDAYANI, Program Magister Kenotariatan Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, PEBRUARI 2010. Kedudukan Hukum Akta Notaris Sebagai Alat Bukti Dalam Proses Penyidikan. Komisi Pembimbing, Ketua: Afifah Kusumadara, SH.,LLM., SJD., Anggota: Siti Hamidah, SH.,MM.

Permasalahan yang diteliti dalam tesis ini adalah 1). Bagaimana kedudukan hukum akta Notaris dalam proses penyidikan?, 2). Bagaimana akibat hukum dari akta Notaris yang memuat keterangan palsu?.  Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa kedudukan dan kekuatan pembuktian dari suatu akta Notaris dalam proses penyidikan dan memperoleh kajian tentang akibat hukum dari akta Notaris yang isinya memuat keterangan palsu.

Penelitian utama dalam tesis ini adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pertimbangan titik tolak penelitian ini adalah kedudukan hukum akta Notaris dalam proses penyidikan dan akibat hukum dari akta Notaris yang memuat keterangan palsu dengan cara analisa terhadap peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar dari kekuatan pembuktian dari akta Notaris.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedudukan hukum akta Notaris adalah sebagai alat bukti yang mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna. Agar mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna, seluruh ketentuan prosedur dan tata cara pembuatan akta Notaris harus sesuai dengan Undang-undang Jabatan Notaris. Akta Notaris mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna jika memenuhi 3 (tiga) aspek, yaitu : aspek lahiriah, aspek formal, dan aspek materiil.  Jika ada prosedur yang tidak dipenuhi, dan prosedur yang tidak dipenuhi tersebut dapat dibuktikan, maka akta tersebut dinyatakan sebagai akta yang mempunyai kekuatan pembuktian sebagai akta dibawah tangan.

Akibat hukum terhadap akta Notaris yang memuat keterangan palsu, apabila pihak yang medalilkan dapat membuktikannya, maka akta Notaris tersebut batal demi hukum. Adapun perjanjian yang tertulis dalam akta tersebut batal demi hukum, karena tidak memenuhi syarat objektif yaitu sebab (causa) yang halal atau dapat dibatalkan karena tidak memenuhi syarat  subjektif suatu perjanjian.

SUMMARY

The problem being researched in this thesis are 1). How is the law’s status of Notarial document in an investigation process? 2). How is the law effect from Notarial documents that filled with false information? The purpose of the research is to analyze the status and the evidence power from a Notarial document in an investigation process and gaining studies about the law effect of Notarial document which contained with false information.

The main research in this thesis is a law experiment of normative juridical with the research’s starting point of consideration is the law status of Notarial document in an investigation process and the law effect from Notarial document filled with false information using analysis  to the legislation rules which has become the basis of proofing power of Notarial documents.

The result of this research shows that the law’s status of Notarial document is as evidence which has perfect proofing power. For it to have a perfect proofing power, all procedure provisions and procedures for making a Notarial document must according to the Notarial Role Regulations. Notarial document has perfect proofing power if it qualified for 3 (three) aspects, they are: physical aspect, formal aspect, and material aspect. If there are any procedure that’s yet to fulfilled, and that procedure can be explained, then the document declared as a document that has proofing power as an underhand document.

The law effect to the Notarial document that filled with false information, if the postulate party can proof it, then the Notarial document is forfeite by the law. Any agreement written in that document is also forfeited by the law, because it doesn’t add up to the objective term which is the legal cause or it can be forfeited because it doesn’t have the subjective term of an agreement.

Thesis Ika Handayani – Complete


One Response

  1. Caranya mendapatkan akta notaris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: