” Penerapan Prinsip Novelty Dalam Perlindungan Desain Industri di Indonesia “

Skripsi telah mendapatkan nilai lulus dalam ujian di Program S1, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, pada bulan Maret 2013. Oleh karena itu, penulis skripsi, Agitya Kresna Adiyan, telah memperoleh gelar Sarjana Hukum.

ABSTRAK

Agitya Kresna Adiyan, Hukum Perdata, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Maret 2013, PENERAPAN PRINSIP KEBARUAN (NOVELTY) DALAM PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI DI INDONESIA (Studi Kasus Desain Industri Iphone 3G Apple Inc. v. Galaxy S Samsung Electronics Co.Ltd), Pembimbing Utama: Afifah Kusumadara, S.H., L.LM,SJD; Pembimbing Pendamping: M. Zairul Alam, S.H., M.H.

Pada skripsi ini, penulis mengangkat permasalahan Penerapan Prinsip Kebaruan (novelty) dalam Perlindungan Desain Industri di Indonesia. Pilihan tema tersebut dilatarbelakangi oleh adanya ketidak tegasan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri dalam mengatur metode pendekatan untuk menilai unsur kebaruan. Undang-Undang desain industri tersebut tidak menjelaskan prinsip dari kebaruan (novelty) dari sebuah desain industri yang terdaftar, sehingga dalam prakteknya penafsiran terhadap ketentuan pasal tersebut diserahkan kepada hakim dalam proses pengadilan jika terjadi sengketa. Dalam penerapan prinsip kebaruan (novelty) perlu adanya sebuah ketegasan dengan berpedoman pada ketentuan hukum yang lebih luas terkait desain industry sseperti TRIPs sebagai hukum internasional serta rujukan dari penerapan prinsip kebaruan pada negara industri yang lebih maju, sehingga penulis memilih untuk menjadikan kasus Desain Industri Iphone 3G Apple Inc. v. Galaxy S Samsung Electronics Co.Ltd sebagai rujukan dalam penulisan karya tulis ini, namun hanya terbatas pada putusan sengketa Desain Industri Iphone 3G Apple Inc. v. Galaxy S Samsung Electronics Co.Ltd di Amerika Serikat, mengingat banyaknya pengajuan sengketa Desain Industri Iphone 3G Apple Inc. v. Galaxy S Samsung Electronics Co.Ltd pada berbagai negara di dunia. Berdasarkan hal tersebut diatas, karya tulis ini mengangkat rumusan masalah : (1) Bagaimana Penerapan Prinsip Kebaruan (Novelty) dalam Perlindungan Desain Industri di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri ? (2) Bagaimana Penerapan Prinsip Kebaruan (Novelty) dalam Perlindungan Desain Industri pada Kasus Desain Industri Iphone 3G Apple Inc. v. Galaxy S Samsung Electronics Co.Ltd?

Kemudian penulisan karya tulis ini menggunakan metode yuridis normative dengan metode pendekatan perundang-undangan (statute-approach), pendekatan konsep (conceptual approach), serta pendekatan komparatif (comparative approach). Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh penulis akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis interpretasi sistematis dan perbandingan. Berdasarkan metode ini Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri setelah ditelaah dan dianalisis serta dikaji mendalam mengenai penerapan prinsip kebaruan (novelty) dalam desain industri lalu di perbandingkan dengan peraturan perundang-undangan negara lain yang dalam skripsi ini diambil contoh adalah negara Amerika Serikat berdasarkan putusan pengadilan dalam sengketa desain industri Iphone 3G Apple Inc. v. Galaxy S Samsung Electronics Co.Ltd untuk dapat mengetahui apa yang sama dan apa yang mungkin berbeda dalam penormaan tentang penerapan dari prinsip kebaruan (novelty) terkait desain industri.

Skripsi selengkapnya – Complete thesis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: