” Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Hak-Hak Petani Pemulia Tanaman di Indonesia “

Skripsi telah mendapatkan nilai lulus dalam ujian di Program S1, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, pada bulan Januari 2013. Oleh karena itu, penulis skripsi, Ira Puspita Sari Wahyuni, telah memperoleh gelar Sarjana Hukum.

ABSTRAK

IRA PUSPITA SARI WAHYUNI, Hukum Perdata Ekonomi, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Januari 2013, Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Hak-Hak Petani Pemulia Tanaman di Indonesia, Pembimbing Utama: Afifah Kusumadara, S.H., L.LM., SJD.; Pembimbing Pendamping: M. Zairul Alam, S.H.,M.H.

Perkembangan penduduk semakin lama semakin meningkat. Hal ini berbanding terbalik dengan ketersediaan sumber daya pangan bagi penduduk tersebut. Maka dari itu dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya penciptaan varietas-varietas baru yang unggul sehingga dalam waktu yang singkat dapat menghasilkan bahan makanan dalam jumlah banyak serta berkualitas.

Penemuan varietas baru ini dapat dilakukan melalui proses pemuliaan tanaman. Keberadaan pemuliaan tanaman ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat saat ini. Untuk itu perlu diadakannya aturan hukum. Di Indonesia aturan hukum terkait pemuliaan tanaman ini tertuang dalam 3 Undang-Undang yaitu Undang-Undang Nomer 12 Tahun 1992 Tentang Sistem Budidaya Tanaman, Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman serta Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2006 Tentang Pengesahan International Treaty On Plant Genetic Resources For Food and Agriculture (Perjanjian Mengenai Sumber Daya Genetik Tanaman untuk Pangan dan Pertanian). Namun ketiga Undang-Undang ini masih perlu dianalisis konsistensinya dalam memberikan perlindungan hukum terhadap hak-hak petani pemulia tanaman. Hal ini mengingat muncul beberapa kasus yang melibatkan petani pemulia tanaman di Indonesia mendapat hukuman pidana pada saat melakukan proses pemuliaan tanaman.

Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yaitu dengan menganalisis ketentuan yang ada dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 Tentang Sistem Budidaya Tanaman, Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2006  Tentang Pengesahan International Treaty On Plant Genetic Resources For Food And Agriculture (Perjanjian Mengenai Sumber Daya Genetik Tanaman Untuk Pangan Dan Pertanian).

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 Tentang Sistem Budidaya Tanaman, dan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman yang tidak konsisten dalam memberikan perlindungan hukum terhadap hak-hak petani pemulia tanaman di Indonesia. Maka dari itu perlu dilakukan upaya-upaya agar Undang-Undang tersebut dapat memberikan perlindungan hukum terhadap hak petani pemulia tanaman. Adapun upaya-upaya tersebut meliputi : a). Uji materiil terhadap Undang-Undang Sistem Budidaya Tanaman dan Undang-Undang Perlindungan Varietas Tanaman, b). Perubahan terhadap Undang-Undang Sistem Budidaya Tanaman dan Undang-Undang Perlindungan Varietas Tanaman, dan c). Penerapan asas hukum/doktrin.

Skripsi selengkapnya – Complete thesis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: